Nikotin vs Tar, Bahaya mana? hati-hati untuk para perokok

 - afoandika | temanberita.com -

Dalam rokok terdapat berbagai macam zat berbahaya bagi tubuh. Dua diantaranya adalah yang paling sering kita dengar. Nikotin dan Tar. Lebih bahaya mana diantara keduanya...?

Hai Sahabat, mari kita bahas ya...

Pertama yang harus kita ketahui, saat rokok dibakar banyak sekali zat berbahaya didalamnya. Lebih dari 200 zat berbahaya dan 69 zat diantaranya dinyatakan bersifat karsinogenik atau penyebab kanker.

Bagi orang awam, biasanya yang paling diketahui adalah Nikotin dan Tar karena kedua zat tersebut dicantumkan dalam kemasan rokok.

Untuk mengetahui lebih bahaya mana antara Nikotin dan Tar. Berikut kami berikan ulasan tentang kedua zat berbahaya dalam rokok tersebut. Simak yuk :

Nikotin

Sama halnya dengan Cafein dalam kopi dan Teain dalam teh, nikotin adalah zat yang secara alami terkandung dalam tanaman tembakau.

Nikotin memiliki efek adiktif atau kecanduan, itulah sebabnya banyak orang kesulitan berhenti merokok. 

Selain itu, Nikotin mampu merangsang otak untuk untuk melepaskan hormon dopamine, hormon yang sama ketika kita jatuh cinta. perasaan tenang dan nyaman untuk beberapa waktu saat merokok adalah akibat dari lepasnya hormon tersebut.

Meski begitu, nikotin bukanlah penyebab utama penyakit yang timbul akibat kebiasaan merokok. beberapa penelitian yang dilakukan oleh ahli menyatakan bahwa penyakit yang timbul akibat kebiasaan merokok paling banyak disebabkan poleh zat kimia yang terdapat dalam rokok.

Namun bukan berarti nikotin dinyatakan aman. Anak-anak dan ibu hamil sangat dilarang terpapar nikotin. Keduanya sama-sama beresiko terganggu perkembangan otaknya baik ana-anak ataupun janin yang sedang dalam kandungan apabila terpapar zat tersebut.

Pada janin, beresiko juga menghambat tumbuh kembangnya dan berpotensi lahir prematur, dan berat badan bayi yang dibawah standar.


Tar

Berbeda dengan nikotin, Tar merupakan zat kimia bersifat Solid carbon yang hanya dihasilkan saat rokok dibakar. Tar juga bahan yang bersifat karsinogenik atau bisa memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Tar bertanggung jawab atas kuningnya gigi para peokok karena zat ini bisa menumpuk di gigi dan menyebabkan hal tersebut.

Saat dihirup, zat ini akan mengendap di paru-paru. Dalam waktu yang lama, endapan tersebut lah yang memicu timbulnya berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan paru-paru dan pernafasan seperti bronkitis, PPOK, dan kanker paru.

Parahnya, tak hanya berdampak pada paru-paru saja, Tar juga mampu masuk ke dalam aliran darah dan mengganggu kesehatan organ tubuh lainnya. Penyakit yang berpotensi timbul akibat zat ini adalah penyakit gusi, gangguan kesuburan pada organ reproduksi, diabetes, kanker mulut, dan penyakit jantung. 

Nah Sahabat, itulah ulasan kami terkait kedua zat tersebut.

Kesimpulan

Kedua zat tersebut memiki efek yang berbeda bagi tubuh, tetapi keduanya saling berkaitan.

Nikotin yang menyebabkan ketergantungan,

dan

Tar yang terus merusak organ tubuh dari dalam

Kombinasi dari kata "berbahaya" yang sempurna bukan..?

Sahabat, Jika anda adalah seorang perokok.

Mulailah untuk sedikit demi sedikit mengurangi porsi rokok Anda sampai akhirnya berhenti sepenuhnya.

Ingatlah berbagai macam penyakit berbahaya yang mengintai Anda jika anda tetap lanjut menjadi seorang perokok. 

Sekian Sahabat,

Semoga Artikel tentang rokok dan zat yang di dalamnya ini bermanfaat bagi Anda.

Sayangi diri Anda, Sayangi Keluarga Anda

Salam,

temanberita.com



 








Tidak ada komentar untuk "Nikotin vs Tar, Bahaya mana? hati-hati untuk para perokok"